Press "Enter" to skip to content

Posts published in “Agama”

Wirda Mansyur – Wirda Salamah Ulya

Wirda Mansyur - Wirda Salamah Ulya adalah seorang putri pertama dari Ustadz. Ternama Indonesia yaitu Ustadz. Yusus Mansyur.

[caption id="attachment_48" align="aligncenter" width="590"]Wirda Mansyur Wirda Mansyur[/caption]

Tentu kita semua ini sudah tidak asing lagi dengan beliau tuan guru, alim ulama kita Ustadz Yusuf Mansyur, beliau merupakan seorang guru, ustadz yang banyak di segani banyak orang, ceramahnya yang power full dan unik serta gaya bahasa yang mudah di pahami saat menyampaikan ceramah, menjadikan Ustadz Yusuf Mansyur ini banyak di sukai dan di cintai oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dan Wirda Salamah Ulya ini adalah salah satu dari Putri Ustadz, Yusus Mansyur, Wirda lahir di Tanggerang pada tanggal 29 November 2001, masih berusia muda namun putri dari Ustadz Yusuf Mansyur ini telah banyak menorehkan prestasi dan bahkan wirda juga seorang Hafidzah yang telah menyelesaikan Hafalan Ak Qur'annya 30 Jus.

Masya Allah bukan ? Seorang wanita yang banyak menjadi Inspirasi ini menjadi sosok yang juga sangat di segani oleh masyarakat, dan kini wirda juga menjadi seorang penulis buku dan sudah menulis 3 buku yang sangat mennginspirasi banyak orang.

Buku pertama dari wirda mansyur ini adalahReach Your Dreams dan buku keduanya dengan judul Be Calm, Be Strong, Be Grateful dan kini Wirda sedang menyelesaikan buku Ketigannya, jadi kita tunggu saja ya bagaimana buku ke tiga dari anak Ustadz Yusuf Mansyur ini.

Sosoknya yang rendah hati, cantik menjadikan wirda sering di panggil untuk menjadi seoarang pembicara atau monivator banyak orang dalam sebuah talkshow-talkshow atau acara tv lainnya.

Wirda Mansyur ini adalah sosok pemuda sholehah yang banyak di impikan oleh para kaum adam, dan semoga di negeri kita tercinta ini akan tumbuh banyak lagi pemuda-pemuda seperti Wirda Mansyur ini yang multi talenta yang pintar dan Hafids Al Qur'an.

Itulah beberapa ulasan mengani Wirda Salamah Ulya atau biasa kita kenal sebagi Wirda Mansyur Putri dari Ustadz Yusus Mansyut.

Semoga dapat bermanfaat dan memotivasi para pemuda-pemudi di Indonesia untuk menjadi pemuda yang lebih baik, pemuda yang dekat dengan Al Qur'an dan menjadi Pemuda Generasi Muhammad Al Fatih yang akan menaklukan kota Roma. Aamiin

Jalan Pintas Menuju Surga

Pemateri : Ustadz Oemar Mita, Lc
Tema : Jalan Pintas Menuju Surga

[caption id="attachment_41" align="aligncenter" width="700"]Jalan Pintas Menuju Surga Jalan Pintas Menuju Surga[/caption]

❄Karakter manusia
● Menghitung-hitung cobaan
● Melupakan besarnya kenikmatan

❄ Dalam beribadah ada beberapa hal yang bisa terjadi, yakni
● Iman yang naik turun (kadang rajin kadang malas/futur)
● Adanya penyakit-penyakit yang menghalangi ibadah (sakit)

❄ Dalam  menuju surga jangan mengandalkan ibadah saja... kita perlu tahu jalan pintas menuju surga tanpa meremahkan amal-amal lainnya

❄ Jalan pintas identik dengan kemudahan, menghemat  waktu dan tenaga. Dan iblis tidak suka jika manusia melakukan amal-amal shaleh yang mendekatkan manusia  ke surga (berat amal timbangan kebaikannya). Dan iblis berusaha untuk menganggu manusia dengan jebakan-jebakan.

❄ Iblis menggoda manusia melalui  6 pintu jebakan :

1. Syirik
==> Merupakan pembatal keislaman dan penghapus amalan.

2. Menyibukkan manusia dalam perkara bid'ah
==> Melakukan apa yang tidak dilakukan Nabi shallallahu alaihi wassalam

3. Menggoda manusia untuk melakukan dosa besar
(baik disadari maupun tidak disadari karena mungkin kurangnya ilmu)

●==> Saat ini perbuatan dosa besar dikemas dengan kata-kata yang lebih menarik...
Misal :
pelacur => kupu-kupu malam
Homoseksual => LGBT

●==> Saat ini masih banyak orang belum paham apa saja yang termasuk dosa besar.

4. Meremehkan dosa dosa kecil
==> Dosa kecil yang tidak sesali jauh lebih berbahaya daripada dosa besar yang disesali (pelakunya menyesal)
==> Dosa kecil pun harus kita hindari

5. Disibukkan dengan perkara mubah yang berlebihan
==> Waktu yang bisa kita gunakan untuk beramal shaleh....untuk mendapat banyak pahala... terlewati begitu saja dengan perbuatan yang mubah atau yang faedahnya sedikit dan juga bisa membawa mudharat jika berlebihan.

Misal : ngobrol dari Isya-Subuh atau bergadang sehingga terlewat sholat tahajud atau sholat shubuhnya tidak ontime.
(-tambahan red)

Permisalan yang lain memancing berhari hari sampe melupakan keluarganya.

6. Disibukan dengan amalan yang kecil dan diluputkan dari amalan yang besar
==> Misal : Mendahulukan sholat sunah, mengabaikan taklim... Silaturahmi ke teman, namun meninggalkan ibu yang sedang membutuhkan.

Permisalan lain adalah saat negeri kita di jajah penjajah kita harusnya memilih pula untuk untuk berjihad (amalan yang berharga) dan bukannya tidak melawan dan mencukupkan diri dengan 1 ibadah saja.... Dan tentunya, kita tidak boleh pula meremehkan amalan-amalan lainnya.(-tambahan red)

❄ Allah mencintai Al Qur'an, dan Allah lebih mencintai Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas, dan ayat kursi

❄ Ada amalan-amalan tertentu yang dicintai Allah, yang insya Allah bisa kita amalkan agar kita lebih mudah masuk surga tanpa kita mengabaikan amalan-amalan yang lain.

💕 Adapun amalan (jalan pintas) yang di cintai Allah azza wa jalla antara lain :

1. Amalan yang memberikan  manfaat kepada saudara dan agama Allah.

Mari simak hadits berikut
~~~~~~
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh. ” (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami’ no. 176).

Al Hasan Al Bashri pernah mengutus sebagian muridnya untuk membantu orang lain yang sedang dalam kesulitan. Beliau mengatakan pada murid-muridnya tersebut, “Hampirilah Tsabit Al Banani, bawa dia bersama kalian.”